A. Tahapan Produksi Video
- Scene merupakan gabungan shot dalam suatu lokasi pada waktu yang sama
- Sequence merupakan sejumlah shot yang membentuk alur cerita
- Cahaya/pencahayaan dibagi menjadi dua, yaitu cahaya natural (alami) dan cahaya artficial (buatan)
- Down Angle : menhasilkan bayangan yang jatuh ke arah tubuh
- Up Angle : menghasilkan pencahayaan yang kurang lazim, namun dengan penempatan pencahayaan seperti ini, subyek akan kelihatan powerfull dan gagah
Tujuan Penataan Cahaya :
Secara Teknis :
a) Memperoleh dasar cahaya
b) Menghasilakn contrast ratio yang tepat
c) Mengatur suhu warna yang tepat agar tampak alamiah
Secara Artistik :
a) Memperjelas bentuk dan dimensi obyek
b) Menciptakan ilusi dari suatu realitas
c) Menciptakan kesan atau suasana tertentu
d) Memusatkan perhatian pada unsur-unsur penting dalam suatu adegan
Tiga Point Penting dalam Pencahayaan :
1. Key Light : pencahayaan utama pada sudut 45 derajat di atas subyek
2. Fill Light : pencahayaan pengisi, ini berguna untuk menghilangkan bayangan subyek
3. Back Light : pencahayaan dari arah belakang subyek, ini untuk memberikan dimensi agar subyek
tidak menyatu dengan latar belakang
B. Tahapan Pacaproduksi Video dan Video Maker
Windows Live Movie Maker adalah perangkat lunak yang merupakan bagian dari Windows Live Essentials. Fungsi utama program ini adalah untuk melakukan olah digital terhadap gambar bergerak (video), misalnya untuk menambahkan efek visual, atau menambahkan redaksi singkat yang berhubungan dengan video yang sedang disunting.
Format file hasil rekaman yang dapat diimpor ke Windows Movie Maker adalah sebagai berikut :
Program kecil ini memiliki berbagai fitur dasar penyuntingan video yang sangat sederhana, namun sudah mencukupi bagi para pengguna pemula.
Harap diingat, untuk memulai editing dengan Windows Movie Maker video harus sudah ada di PC/Komputer yang akan digunakan untuk editing. Program ini merupakan program yang secara otomatis sudah terinstal pada Windows xp dan Vista sedangkan untuk Windows 7 dan 8 pengguna perlu melakukan instalasi windows essentials terlebih dahulu.
Dalam memproduksi video/film/iklan, biasanya dibentuk sebuat tim yang masing-masing kru-nya mempunyai tugas yang tersendiri. Kalian mau tau kru apa saja yang ada dalam proses memproduksi video/film/iklan?
Berikut saya seratakan kru-kru yang bertugas beserta tugas-tugasnya :
Berikut saya seratakan kru-kru yang bertugas beserta tugas-tugasnya :
- Produser, merupakan seseorang yang mempunyai tugas untuk memimpin dan mengarahkan secara keseluruhan.
- Sutradara, yaitu seseorang yang memimpin selama proses pembuatan video/film/iklan.
- Script Writer, ialah seseorang yang bertugas untuk membuat ide cerita.
- Penulis Skenario, seseorang yang menerjemahkan ide cerita ke dalam bahasa visual gambar atau skenario.
- Casting, bertugas untuk mencari dan memilih para tokoh/pemain yang sesuai dengan ide cerita dalam proses produksi.
- Costume Designer, bertugas membuat atau memilih kostum yang sesuai dengan suasana cerita dan latar dalam proses produksi.
- Make up Artist, mempunyai tugas untuk mengatur make up/riasan yang sesuai dengan suasana cerita dalam proses produksi.
- Kameramen, orang yang bertugas mengambil gambar atau mengoperasikan kamera saat diadakan pengambilan gambar/shooting.
- Tata Artistik (Artistic Director), bertugas membuat atau mengatur latar dan setting yang sesuai dengan suasana cerita dalam proses produksi.
- Lighting, orang yang bertugas mengatur pencahayan dalam pembuatan video/film/iklan.
- Kliper, mempunyai tugas untuk memberi tanda pengambilan shot dalam proses produksi.
- Pencatat Adegan, ia bertugas untuk mencatat adegan atau shot yang diambil serta kostum yang dipakai dalam produksi film.
- Editor, ia adalah orang yang bertugas melakukan editing untuk hasil pengambilan gambar dalam proses produksi.
- Tata Suara (Sound Recorder), bertugas membuat/memilih/merekam suara dan efek-efek suara yang sesuai dengan suasana cerita dalam proses produksi.
- Tata Musik, bertugas membuat/memilih musik yang sesuai dengan suasana cerita dalam pembuatan video/film/iklan.
- Setelah mengetahui siapa saja kru-kru yang bertugas beserta tugasnya, sekarang saya akan menjabarkan sedikit mengenai tahap-tahap memproduksi video/film/iklan. Dan langsung saja, berikut tahapan-tahapannya :
- Scripting merupakan ide awal yang digunakan sebagai bahan dalam pembuatan video/film/iklan. Dalam tahap ini dilakukan penulisan naskah/skenario.
- Planning merupakan tahapan perencanaan. Hal ini meliputi perencanaan pengambilan gambar, setting tempat, mencari atau meng-casting calon tokoh/pemeran, mengurus perizinan, menentukan staf dan kru produksi, merencanakan properti apa saja yang akan digunakan, anggaran biaya, dan hal-hal lain yang patut untuk direncanakan.
- Development of Concept, dalam tahap ini masing-masing kru sebisa mungkin untuk mengembangkan ide yang telah di dapat dalam pembuatan script sebagai konsep dalam pembuatan video/film/iklan tersebut.
2. Tahap Produksi, meliputi :
- Shooting => pengambilan gambar
- Acting => masing-masing tokoh memerankan bagiannya sesuai dengan naskah yang telah dibuat.
- Creating Animation => hal ini bisa dibuat jika kita ingin menambahkan sentuhan animasi dalam video/film/iklan kita nanti.
- Record Sound => pada proses ini kita merekam suara dari tokoh/pemeran dalam vodeo/film/iklan yang kita buat.
- Create Text/Graphic => haal ini bisa dibuat jika kita ingin menambahkan tulisan atau gambar dalam video/film/iklan yang kita buat.
3. Tahap Pasca Produksi, antara lain :
- Compositing yaitu menggabungkan semua elemen ke dalam satu media
- Menambahkan efek khusus
- Mengimport materi sumber
- Assamble/edit, menyunting materi sesuai dengan naskah yang ada
- Menghasilkan output, reproduksi dan distribusi
Tambahan :
- Sequence merupakan sejumlah shot yang membentuk alur cerita
- Cahaya/pencahayaan dibagi menjadi dua, yaitu cahaya natural (alami) dan cahaya artficial (buatan)
- Down Angle : menhasilkan bayangan yang jatuh ke arah tubuh
- Up Angle : menghasilkan pencahayaan yang kurang lazim, namun dengan penempatan pencahayaan seperti ini, subyek akan kelihatan powerfull dan gagah
Tujuan Penataan Cahaya :
Secara Teknis :
a) Memperoleh dasar cahaya
b) Menghasilakn contrast ratio yang tepat
c) Mengatur suhu warna yang tepat agar tampak alamiah
Secara Artistik :
a) Memperjelas bentuk dan dimensi obyek
b) Menciptakan ilusi dari suatu realitas
c) Menciptakan kesan atau suasana tertentu
d) Memusatkan perhatian pada unsur-unsur penting dalam suatu adegan
Tiga Point Penting dalam Pencahayaan :
1. Key Light : pencahayaan utama pada sudut 45 derajat di atas subyek
2. Fill Light : pencahayaan pengisi, ini berguna untuk menghilangkan bayangan subyek
3. Back Light : pencahayaan dari arah belakang subyek, ini untuk memberikan dimensi agar subyek
tidak menyatu dengan latar belakang
B. Tahapan Pacaproduksi Video dan Video Maker
Kegiatan pascaproduksi pada dasarnya adalah kegiatan editing. Editing video merupakan proses menyusun dan menata hasil rekaman gambar menjadi satu keutuhan berdasakan teks naskah.
Pekerjaan editing meliputi capturing/importing, pemotongan, penggabungan, penyisipan gambar, transisi dan gambar pendukung lainnya serta pemaduan suara.
1. Capturing/Importing
Proses memindahkan hasil rekaman gambar dari kamera ke perangkat editing dapat dilakukan dengan cara capturing/importing. Capturing dilakukan bila hasil rekaman tidak berupa file video, sedangkan importing dilakukan bila hasil rekaman berupa file video yang dapat dibaca oleh perangkat editing.
2. Pemotongan
Proses memotong hasil rekaman gambar untuk mendapatkan hasil potongan video yang lebih baik
3. Pengaturan Transisi
Transisi merupakan bentuk perpindahan antarpotongan gambar untuk menjaga kontinyuitas gambar, membentuk suasana, pembeda waktu dan tempat.
Jenis-jenis transisi adalah sebagai berikut.
Jenis-jenis transisi adalah sebagai berikut.
a. Cut/Cut To
Cut berfungsi sebagai perpindahan atau transisi dari satu gambar atau adegan ke adegan yang lain secara langsung. Cut digunakan untuk:
- menyatakan kesinambungan cerita;
- menggambarkan detail objek;
- menciptakan suasana kejadian tegas, tegang, semangat.
b. DISSOLVE
Dissolve berfungsi sebagai jembatan potongan gambar yang secara berangsur - angsur terjadi perpindahan gambar. Dissolve digunakan untuk:
- menciptakan suasana kejadian romantis, halus, mengalir, sedih;
- menyatakan waktu lampau atau lamunan masa depan.
c. WIPE
Wipe berfungsi sebagai transisi yang menggantikan gambar dengan gambar berikutnya dengan cara bergerak dari sisi ke sisi lain menggunakan pola bentuk tertentu. Wipe digunakan untuk:
- menciptakan suasana ceria, bahagia, glamour;
- memberikan kesan retro.
d. FADE/Fading
Fading berfungsi sebagai transisi yang menggantikan gambar dari gelap perlahan-lahan menjadi tampak gambarnya (fade in) atau dari gambar berubah secara berangsur-angsur menjadi gelap (fade out). Fade berfungsi untuk:
- sebagai awal dari sebuah adegan;
- membedakan perubahan waktu.
4. Pemaduan Suara
Pemaduan suara adalah proses memadukan suara latar kedalam track audio dengan gambar yang sudah tersusun atau sebaliknya.
5. Rendering
Proses akhir penyatuan hasil editing menjadi satu kesatuan video yang utuh.
Editing
Untuk melakukan sebuah editing video diperlukan peralatan komputer/laptop dan menggunakan aplikasi editing video. Terdapat banyak aplikasi editing video saat ini. Berikut akan dicontohkan penyuntingan (editing) menggunakan Windows Movie Maker.
Windows Live Movie Maker adalah perangkat lunak yang merupakan bagian dari Windows Live Essentials. Fungsi utama program ini adalah untuk melakukan olah digital terhadap gambar bergerak (video), misalnya untuk menambahkan efek visual, atau menambahkan redaksi singkat yang berhubungan dengan video yang sedang disunting.
Format file hasil rekaman yang dapat diimpor ke Windows Movie Maker adalah sebagai berikut :
a) File video berformat: .asf, .avi, .wmv, .mp4, .mpeg1, .mpeg, .mpg, .m1v, .mp2
b) File audio berformat: .wav, .snd .au, .aif, .aifc, .aiff, .mp3
c) File Windows Media berformat: .asf, .wm, .wma, .wmv
d) File Gambar berformat: .bmp, .jpg, .jpeg, .jpe, .jfif, .gif, .png
b) File audio berformat: .wav, .snd .au, .aif, .aifc, .aiff, .mp3
c) File Windows Media berformat: .asf, .wm, .wma, .wmv
d) File Gambar berformat: .bmp, .jpg, .jpeg, .jpe, .jfif, .gif, .png
Program kecil ini memiliki berbagai fitur dasar penyuntingan video yang sangat sederhana, namun sudah mencukupi bagi para pengguna pemula.
Harap diingat, untuk memulai editing dengan Windows Movie Maker video harus sudah ada di PC/Komputer yang akan digunakan untuk editing. Program ini merupakan program yang secara otomatis sudah terinstal pada Windows xp dan Vista sedangkan untuk Windows 7 dan 8 pengguna perlu melakukan instalasi windows essentials terlebih dahulu.
Komentar
Posting Komentar